Cilegon, INFO_PAS – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum Dan HAM Banten, Slamet Prihantara mengajukan Pemetaan Usulan Kegiatan industri di Lapas Produktif kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, pada tanggal 19 Maret 2019 lalu.

Dalam kesempatan ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis yang masuk dalam daftar pemetaan usulan kegiatan industri di Lapas Produktif pada Kantor Wilayah Banten.

Beberapa jenis kegiatan industri yang telah terlaksana di Lapas Cilegon diantaranya budidaya melon madu, bakery, tata boga, dan perkayuan.

Lapas Cilegon juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa mitra yang terkait dengan kegiatan industrial yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon, PT. Sewu Nusantara, dan PT. Fajar Basthi. Bentuk kerjasama ini berupa pembinaan teknis, penyuluhan, dan juga pemasaran.

“Komitmen Lapas Cilegon untuk terwujudnya pelaksanaan industri di Lapas Produktif dan mendukung terlaksananya target kinerja revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan terus dilakukan. Semangat untuk merevitalisasi Lapas sebagai sentra produktif diharapkan dapat merubah paradigma masyarakat terhadap pembinaan di Lapas”, Ungkap Kepala Lapas Cilegon, Heri Aris Susila.

”Di Lapas Cilegon, warga binaan pemasyarakatan diajarkan beberapa keterampilan agar kelak bisa bermanfaat saat keluar dari Lapas dan dapat berkontribusi di masyarakat”, imbuh Heri Aris.