Beranda Featured Senyum Bahagia, Lapas Cilegon Buka Puasa Bersama Keluarga WBP

Senyum Bahagia, Lapas Cilegon Buka Puasa Bersama Keluarga WBP

0
Senyum Bahagia, Lapas Cilegon Buka Puasa Bersama Keluarga WBP

Cilegon, INFO_PASSore ini (17/05) merupakan salah satu sore yang spesial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas III Cilegon. Karena, yang biasanya mereka hanya dapat berbuka puasa bersama rekan satu kamarnya, sore ini mereka dapat menikmati buka puasa bersama dengan keluarga mereka masing-masing.

Kunjungan keluarga yang sedianya dilaksanakan pagi, khusus hari ini, ditunda dan dilaksanakan pada sore hari. Sehingga saat magrib tiba, WBP dapat berbuka puasa bersama dengan keluarganya.

Hal ini mengundang antusiasme yang sangat tinggi dari para keluarga. Ratusan pengunjung mendaftar agar bisa menikmati santapan bersama keluarganya yang sedang berada di balik jeruji besi. Tercatat ada 172 orang laki-laki dan 340 orang perempuan berkunjung ke dalam Lapas Cilegon.

“Kegiatan yang sudah terlaksana sejak tahun ke tahun ini merupakan salah satu program pemenuhan hak bagi WBP sekaligus peningkatan layanan bagi WBP dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk memulihkan kehidupan WBP dengan sedapat mungkin menyatukan mereka dengan keluarga dan kerabatnya, terlebih di bulan suci yang penuh berkah ini, kami berupaya memfasilitasi agar silaturahmi mereka dapat terjalin dengan baik,” ujar Kalapas Lapas Cilegon, Heri Aris Susila.

Kalapas meyakini warga binaannya bisa merasakan kebahagiaan dengan buka puasa bersama keluarga. Sehingga tingkat emosi bisa dikurangi. Meski mengundang ratusan orang, pihak Lapas tidak ingin mengurangi tingkat pengamanan.

“Dari segi keamanan sudah kita atur sedemikian ketat bagi warga binaan dengan memberi tanda khusus dan mengecek segala barang bawaan dibantu petugas Kepolisian dan TNI,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu keluarga wbp, Ghozali mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak Lapas. Acara semacam ini bisa menyejukkan hati warga binaan dan melepas kerinduan dengan keluarga di bulan Ramadan.

“Kegiatan Lapas ini di Bulan Ramadan salah satunya buka puasa bersama setidaknya dapat menyejukkan hati warga binaan bisa berkumpul dengan keluarga walau dengan suasana berbeda,” kata Ghozali (62 tahun).

Salah satu wbp, Igo Fajar (25 tahun) mengaku senang bisa berbuka puasa bersama ayah, ibu dan adiknya. “Alhamdulillah sekali bisa diberi kesempatan seperti ini. Walaupun tidak setiap hari tapi sangat berharga untuk saya dan keluarga,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here