Cilegon, INFO_Pas РUpaya-upaya pemerintah Indonesia dalam pencegahan Covid-19 yang telah diterapkan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon (Lapas Cilegon) seperti membatasi kunjungan keluarga, sidang online, penambahan fasilitas cuci tangan, penggunaan disinfektan, dan pembebasan narapidana melalui asimilasi dan integrasi  dengan kriteria tertentu untuk mengurangi kelebihan kapasitas, telah dilakukan dengan baik. Namun, otoritas Lapas Cilegon tetap membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk melakukan pencegahan Covid-19.

Senin (18/05/2020), Lapas Cilegon menerima kunjungan perwakilan International Committe Red Cross (ICRC) atau yang lebih dikenal dengan Palang Merah Internasional dipimpin oleh Wakil Kepala Delegasi Regional Untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dany Merhy beserta tim. Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Lapas Cilegon didampingi Ketua Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Lapas Cilegon serta Pejabat Struktural Lapas Cilegon dalam rangka mendistribusikan bantuan dan dukungan terhadap penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Kami hari ini datang ke Lapas Cilegon untuk mendistribusikan bantuan barang-barang pencegahan Covid-19 antara lain barang-barang untuk menjaga tingkat higienis dan kebersihan serta alat pelindung diri untuk petugas, petugas pun memerlukan alat-alat pelindung sehingga mengurangi resiko penyebaran Covid-19. Kegiatan ini bisa terlaksana berkat kerjasama dengan Direktur Jenderal Pemasyarakatan”, ucap Dany Merhy melalui timnya.

Adapun bantuan barang yang diterima berupa soap bars 1.296 buah, water container 24 buah, disinfectant liquid 60 galon, disinfectant sprayer 2 buah, gloves 750 buah, surgical mask 750 buah, goggles 30 buah, themometer contactless 4 buah, Hand sanitizer, posters set, dan coverall.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Delegasi ICRC yang telah mengirimkan bantuan bahan dan peralatan pencegahan Covid-19 untuk Lapas Cilegon. Dan ini sangat bermanfaat bagi kami, yang sampai dengan saat ini kami masih terus melakukan upaya pencegahan dengan segala kekuatan yang ada. Tentu bantuan ini adalah menjadi satu sumber daya yang baru yang lebih memperkuat kami dalam upaya pencegahan Covid-19 di Lapas Cilegon”, ungkap Kalapas Cilegon, Masjuno.