Beranda DKM Almuhajirin Mengharukan, Terima Remisi Idul Fitri 2019 Narapidana Lapas Cilegon Langsung Bebas

Mengharukan, Terima Remisi Idul Fitri 2019 Narapidana Lapas Cilegon Langsung Bebas

0
Mengharukan, Terima Remisi Idul Fitri 2019 Narapidana Lapas Cilegon Langsung Bebas

Cilegon, INFO_PAS – Ratusan warga binaan (narapidana) di Lapas Kelas III Cilegon dengan khusyuk mengikuti Shalat Idul Fitri 1440 Hijriyah, Rabu (5/6/2019).

Shalat Idul Fitri dilaksanakan di Masjid Al-Muhajirin sampai halaman sekitar masjid Lapas. Semua persiapan, mulai dari pembangunan tenda, pemasangan alas, serta sound system dilakukan oleh para narapidana.

Lantunan takbir terus dikumandangkan oleh warga binaan beserta petugas Lapas. Tidak sedikit warga binaan yang menitikan air mata dihari yang fitri tersebut.

Selain suka cita menyambut Hari Raya Idul Fitri, sejumlah warga binaan juga berhak mendapatkan Remisi Khusus (RK) hari besar keagamaan.

Salah satu warga binaan yang mendapatkan remisi pada hari ini yaitu Mulus Saputra Bin Basarudin, yang menerima secara simbolis pemberian remisi tersebut.
Apalagi Mulus menerima remisi kemudian langsung bebas.

“Kami sangat senang dan terharu, dihari kemenangan ini, kami dapat berkumpul dengan keluarga,” kata Mulus.

Ada sebanyak 7 warga Binaan yang dapat remisi kemudian langsung bebas.
Sementara total dari sebanyak 1315 Warga Binaan di Lapas Cilegon ada sebanyak 711 yang beruntung mendapat potongan masa tahanan atau remisi lebaran.

Kalapas Cilegon, Heri Aris menjelaskan bahwa mereka yang dapat potongan masa tahanan itu antara 15 hari sampai 2 bulan. Dijelaskannya, rata rata yang mendapat remisi ini adalah kasus pidana umum, sisanya pidana khusus seperti kasus narkoba.

“Ya benar untuk pidana khusus 177 orang selebihnya pidana umum,” kata kalapas.

Disebutkan Heri, ada kriteria warga binaan yang mendapat remisi ini. Diantaranya syaratnya adalah semua kasusnya harus Inkrah. Selain itu harus berkelakuan baik, tidak ada masalah saat menjalani pidana didalam lapas.

“Warga binaan juga harus mengikuti program-program yang ada di lapas, seperti program ibadah. Serta minimal menjalani pidana selama enam bulan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here