Layanan Publik Berbasis HAM, Ka.Kanwil Kumham Banten Audinesi LP Cilegon

Cilegon, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Banten beserta rombongan melakukan audiensi ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Cilegon dalam rangka melakukan verifikasi pelayanan publik berbasis HAM. Rabu, (02/10/19).

Audiensi ini dalam rangka memverifikasi secara langsung pemenuhan kriteria pelayanan publik berbasis HAM berdasarkan peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 27 Tahun 2018 tentang Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia, dimana hasil verifikasi tersebut akan dilaporkan kepada tim penilai sebagai usulan memperoleh penghargaan pelayanan publik berbasis HAM pada hari HAM se-dunia tanggal 10 Desember 2019 yang akan datang.

Hal-hal yang menjadi obyek verifikasi terkait pelayanan publik berbasis HAM adalah mekanisme pelayanan mulai dari Garda terdepan hingga proses akhir pelayanan tersebut, yakni Pelayanan terhadap golongan yg bekebutuhan khusus yg mendapatkan prioritas dan yang sifatnya umum.

Tersedianya jalur-jalur bagi yang bekebutuhan khusus mulai dari ruang tunggu, ruang pelayanan, toilet dan yang bersifat perlakuan dari petugas khusus.

Selain itu, Lapas Cilegon juga membuat terobosan inovasi terbaru yaitu layanan kunjungan online. Layanan kunjungan online ini dimaksudkan untuk pengunjung warga binaan yang tidak mendapatkan akses masuk ke dalam lapas dikarenakan tidak membawa identitas atau tidak berpakaian sesuai peraturan tetapi tetap dapat bertatap muka dengan warga binaan melalui video call.

“Pelayanan publik berbasis HAM pada Lapas Cilegon sudah berjalan selama satu tahun, tahun lalu kami mendapatkan penghargaan atas pelayanan publik berbasis HAM, dan untuk tahun ini kami membuat terobosan terbaru, yaitu Layanan Kunjungan Online.

Sehingga dengan adanya layanan kunjungan online ini, dapat memberikan kesempatan kepada pengunjung yang tidak dapat melakukan kunjungan karena suatu hal, tapi tetap dapat bertatap muka dengan warga binaan di dalam”, ungkap Kepala Lapas Cilegon, Heri Aris Susila saat menjelaskan pada tim verifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *