FeaturedNews

Lapas Cilegon Lakukan Upaya Percepatan Pelaksanaan “Crash Program”

Cilegon, INFO_Pas – Berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-1386.PK.01.04.06 Tahun 2019, maka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cilegon melakukan upaya percepatan pelaksanaan Crash Program integrasi yang dilaksanakan melalui penyederhanaan persyaratan administrasi terhadap usulan pemberian PB, CMB dan CB bagi Anak dan Narapidana pidana umum.

Bertempat di Gazebo Lapas Cilegon telah dilakukan kegiatan sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan) oleh tim TPP dan sejumlah WBP sebanyak 9 orang CB, 58 orang PB, jumlah total 67 orang untuk di sidangkan dalam agenda Crash Program, Senin (16/12/2019).

Menurut Kepala Lapas Cilegon, Heri Aris Susila, guna untuk menanggulangi kondisi overcrowding saat ini diperlukan langkah progresif melalui percepatan atau crash program melalui penyederhanaan persyaratan administratif, yaitu berupa penyederhanaan isi dokumen Penelitian Kemasyarakatan, yang dibuat oleh Pembimbing Kemasyarakatan serta ketersediaan Pembimbing Kemasyarakatan sebagai penjamin, dalam hal yang bersangkutan tidak memiliki penjamin.

“Hal ini dapat memangkas waktu dan memudahkan Narapidana, untuk memperoleh hak-haknya karena meski tidak mempunyai penjamin untuk memperoleh haknya, pembimbing kemasyarakatan bisa menjadi penjaminnya,” imbuh Kalapas.

Sejak surat edaran diterbitkan, Heri Aris mengatakan, pihaknya bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dengan Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Serang, dalam pemenuhan dokumen Penelitian Kemasyarakatan dan Surat Jaminan yang dibutuhkan, sebagai salah satu persyaratan administratif pemberian Cuti Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Pembebasan Bersyarat melalui metode crash program.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *