Beranda News Kalapas Cilegon Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kejari Kota Cilegon

Kalapas Cilegon Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kejari Kota Cilegon

0
Kalapas Cilegon Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kejari Kota Cilegon

CILEGON – Kepala Lapas Kelas III Cilegon, Heri Aris Susila menghadiri sekaligus menjadi saksi dalam upacara Pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Kejaksaan Negeri Kota Cilegon di halaman kantor Kejari Cilegon di Kejaksaan Negeri Kota Cilegon, Selasa (05/03).

Kegiatan pencanangan ini turut hadir dan mendapatkan dukungan dari Walikota Cilegon dan seluruh elemen forkopimda lainnya yang hadir pada saat itu.

Pada momentum ini, Kalapas Cilegon mendapatkan kesempatan untuk berdiri diatas podium untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan bahwa Lapas Cilegon mendukung penuh kegiatan Pencanangan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM ini.

Sambutan Kalapas Cilegon dalam upacara Pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Kejaksaan Negeri Kota Cilegon

“Sejatinya semua lembaga/instansi negara wajib melakukan hal demikian. Kegiatan ini merupakan amanat negara yang harusnya diemban dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan menghindari tindak pidana korupsi.” Ungkap Heri.

Kepala Kejari Cilegon, Andi Mirnawaty mengatakan WBK dan WBBM akan memberikan batasan unit kerja yang selama ini sesungguhnya telah berhasil melaksanakan reformasi dengan baik mulai dari manajemen keuangan, melakukan perubahan tata laksana perkantoran, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, serta penguatan kualitas pelayanan publik.

“Apabila seluruh hal itu dilaksanakan, maka kita akan berhasil mencapai pemerintahan yang bersih dari KKN serta peningkatan pelayanan pada publik. Jadi sesungguhnya ZI ini sudah lama kita lakukan, tapi pada hari kita tuangkan bersama dalam bentuk fakta integritas yang ditandatangani oleh seluruh pegawai, untuk mengembalikan kepercayaan publik dalam proses penegakan hukum secara bersih,” ujar Andi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here