Cilegon, INFO_Pas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang diusulkan mewujudkan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wlayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Sebagai bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Cilegon untuk membangun Zona Integritas menuju WBK, pada hari Senin, (03/02/2020) Kepala Lapas Cilegon berkumpul bersama Tim Pokja Pelaksana Pencanangan Zona Integritas untuk melakukan rapat koordinasi membahas program prioritas pada masing-masing pokja.

Kepala Lapas Cilegon, Masjuno menyampaikan point ketiga yang tercantum pada SK Pembentukan Tim Pokja Zona Integritas menuju WBK yang membahas program setiap Koordinator Tim Pokja, yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tataklaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, Penguatan Kualitas Pelayanan Publik, dan Bidang Persepsi Korupsi dan Pelayanan Hukum.

Masjuno juga mengajak seluruh Tim Pokja untuk memahami apa yang disebut dengan Zona Integritas, serta memberikan paparan dan penjelasan tentang persiapan apa saja yang harus dilakukan untuk mewujudkan Lapas Cilegon ini menuju Wilayah Bebas dari Korupsi antara lain Zona Integritas yaitu predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di akhir rapat, Masjuno berpesan dan menekankan kepada seluruh Pegawai agar tidak melakukan pungutan liar atau pungli karena segala bentuk pelayanan yang ada di Lapas Cilegon gratis serta tidak dipungut biaya apapun.

“Mari bersama-sama kita bersinergi, bekerja secara Team Work agar terwujudnya Lapas Cilegon berpredikat WBK. Saya sangat bertekad dan  bersemangat berupaya serius meraih predikat Wilayah Bebas dari  Korupsi (WBK) Tahun 2020. Untuk meraih itu semua tentunya harus melalui Team Work yang solid dan harus ada perubahan pola pikir dan budaya dari seluruh pegawai Lapas Cilegon. Juga dalam memberikan layanan publik salah satunya adalah pelayanan kunjungan dengan sikap 5S senyum, sapa, salam, sopan dan santun, serta tidak adanya pungli dari pegawai Lapas Cilegon”, tutup Masjuno.