Sukseskan Pilkada 2020, Napi Lapas Cilegon Lakukan Perekaman E-KTP

Posted on

Cilegon, INFO_Pas – Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon menjalani perekaman KTP elektronik (e-KTP). Rekam e-KTP ini untuk memastikan para warga binaan memiliki hak pilih pada Pilkada 2020.

Rabu (14/10/2020), Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon melakukan sistem gerakan jemput bola biometrik perekaman elektronik kartu tanda penduduk (E-KTP) terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Cilegon yang berstatus warga Kota Cilegon.

Kepala Disdukcapil Kota Cilegon, Hj. Hayati Nufus mengatakan kedatangannya bersama jajaran dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilegon, dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon dalam rangka mengakomodir hak pilih warga negara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Walikota Cilegon (Pilwakot) Tahun 2020.

Menurut Komisioner KPU Kota Cilegon Divisi Datin, Mulya Mansur bahwa Pilkada 2020 ini melaksanakan 2 regulasi. Pertama, regulasi tentang tahapan akan pemilihan walikota dan wakil walikota cilegon tahun 2020 dan regulasi kedua bagaimana KPU Cilegon melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Untuk itu 2 regulasi ini harus kita kombinasi agar keduanya bisa sukses dilaksanakan. Kami (KPU Cilegon) akan menjamin setiap warga negara Indonesia khususnya warga Kota Cilegon memenuhi syarat secara Undang-undang untuk masuk ke daftar pemilih dan dapat menggunakan hak pilihnya di tanggal 9 Desember 2020 nanti.” ujar Mulya.

Imbuh Mulya, perlu diketahui bahwa KPU Cilegon juga telah menyiapkan standar prosedur baru pada Pilkada 2020 nanti, khusus untuk dimasa pandemi covid-19. Setiap TPS akan disediakan perlengkapan pencegahan covid-19 seperti Thermo Gun, sarung tangan plastik sekali pakai, masker, dan handsanitizer.

Sementara, Kasi Binadik Lapas Cilegon, Oki Setiawan mengatakan sebanyak 11 warga binaan melakukan perekaman e-KTP hari ini. Dan 187 warga binaan calon DPT yang sudah terdata NIKnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh warga binaan yang memiliki hak konstitusional dapat menggunakan hak pilihnya di hari pemungutan suara pada 9 Desember 2020 mendatang, tentu dengan tetap memperhatikan keselamatan warga binaan dan meminimalisir penularan covid-19”, tandas Oki.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *