Dukung Penyusunan Modul E-learning, Lapas Cilegon Lakukan Uji Petik Layanan Rehabilitasi Narkotika

Cilegon, INFO_PasLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon melakukan Uji Petik dalam Rangka Mendukung Kegiatan Penyusunan Modul E-learning dalam Rangka Penyelenggaraan Layanan Rehabilitasi Narkotika bagi Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan. 

Bertempat di Ruang Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, kegiatan tersebut diikuti oleh Hendra Wahyudi (Kasi Perawatan Pencegahan Penyakit Menular Direktorat Jenderal Pemasyarakatan), Suranto (Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan), Agus Purwanto (Kepala Seksi Perawatan Dasar dan Kelompok Rentan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan), Irna (JFU pada Seksi Perawatan Pencegahan Penyakit Menular Direktorat Jenderal Pemasyarakatan), Eri Astriani (JFU pada Tata Usaha Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi), Oki Setiawan (Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Cilegon), Panji Asmanto Putra (Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Cilegon), Dadang Suhanda (Pembina Kepribadian Lapas Kelas IIA Cilegon), Emyke Fitria Ambarwati (Dokter Lapas Kelas IIA Cilegon), Ema Kusmia Hamijaya (Perawat Lapas Kelas IIA Cilegon) 

Uji petik dilakukan dengan wawancara kepada Kasi Binadik, Kasubsi Bimkemaswat, Pembina Kepribadian, Dokter, dan perawat Lapas Kelas IIA Cilegon. Dilanjutkan dengan penyampaian informasi berkaitan dengan pelaksanaan layanan rehabilitasi narkotika.

Kasi Binadik Lapas Cilegon, Oki Setiawan menjelaskan bahwa uji petik e-learning konselor adiksi ini membahas tentang pelaksanan rehabilitasi medik di lapas pada tahun 2020.

“Tentang jumlah peserta, waktu pelaksanaan, dan kegiatan yang dilakukan selama rehabilitasi.
Direncanakan ini semua untuk mempersiapkan konselor adiksi baru di lapas (konselor internal) yang akan dilatih oleh Ditjen PAS pada tahun depan (2021) mendatang” jelas Oki.

Kegiatan ini bertujuan dalam rangka mendukung kegiatan penyusunan modul e-learning dalam rangka Penyelenggaraan Layanan Rehabilitasi Narkotika bagi Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan serta Memantau langsung sarana di Lapas untuk penyelenggaraan rehabilitasi narkotika dan Kemampuan UPT dalam pelaksanaan rehabilitasi narkotika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *