FeaturedNews

Cegah Wabah COVID-19, Lapas Cilegon Berlakukan “LOCKDOWN”

Cilegon, INFO_Pas – Tak hanya kepada warga binaan pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon terus berupaya dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19), salah satunya dengan memberikan sosialisasi kepada Petugas Kesatuan Pengamanan. Senin (16/03/2020).

Sosialisasi terkait wabah Virus Corona (COVID-19) dan langkah-langkah pencegahan serta pengendalian terhadap COVID-19 Oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon didamping Kepala Kesatuan Pengamanan dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha, bertempat di Gazebo Lapas Cilegon.

Kepala Lapas Cilegon, Masjuno mengatakan bahwa agar seluruh Kesatuan Pengamanan mengambil langkah-langkah pencegahan diri terutama untuk diri sendiri terlebih dahulu lalu terhadap keluarga, dan lingkungan sekitar. Jaga diri, upayakan untuk tidak berkeliaran dulu pada tempat-tempat tertentu, lakukan pencegahan sedini mungkin.

Barang-barang yang akan masuk Lapas akan dibatasi jumlahnya dan dilakukan sterilisasi terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam Lapas. Tidak hanya barang, setiap orang yang hendak memasuki area Lapas juga akan disemprotkan cairan densifektan.

Rupam diminta untuk membantu sosialisasikan kepada warga binaan bahwasanya akan diberlakukan LOCKDOWN dimana kegiatan layanan kunjungan, kegiatan pembinaan, dan seluruh kegiatan lainnya akan diberhentikan terlebih dahulu mulai Hari Rabu tanggal 18 Maret 2020 sampai 14 hari kedepan atau bisa lebih tergantung kondisi terkait Covid-19 sudah aman dan kondusif.

“Saya intruksikan kepada seluruh jajaran Pengamanan untuk melakukan pendekatan pertuasif dan komunikasi dengan penyampaian yang baik terhadap WBP dalam melakukan pencegahan Covid-19 sehingga tidak menimbulkan kepanikan” ujar Masjuno.

Diakhir paparannya, Masjuno berpesan kepada seluruh jajaran pengamanan untuk mengatakan tidak pada Narkoba, bentengi diri dan pikiran serta hati untuk bekerja dengan integritas dan bertanggung jawab. Serta jangan mengeluhkan SDM yang kurang tetapi maksimalkan pengamanan yang awalnya pengamanan statis menjadi pengamanan yang dinamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *