Cilegon, INFO_PAS – Kokohnya dinding penjara tak menjadi penghalang bagi umat Kristiani untuk merasakan khidmatnya perayaan Paskah. Hal itu terlihat dalam perayaan Paskah di Aula Kerohanian Lembaga Pemasyakatan Kelas III Cilegon. Sekitar 30 narapidana mengikuti acara yang digelar Selasa (23/4).

Perayaan peringatan Kebangkitan Yesus Kristus bertema “Pelayanan Kasih Paskah” tersebut diisi dengan kebaktian yang dipimpin oleh Pendeta Charles Timboleng Sth. Selain para napi, anggota persekutuan gereja diantaranya GPIB Menara Iman, GPIB Petrus, GKI Gunung Sahari, GKP Kampung Tengah turut hadir dalam kebaktian tersebut.

Dalam khotbahnya Pdt.Charles Timboleng Sth. menyampaikan pesan dan makna dari kebangkitan Tuhan Yesus yaitu kasih setia, kasih kepada sesama, yang tentunya memperbaiki diri menjadi lebih baik.

“Melalui kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus kita tentunya menyadari bahwa pengorbananNya untuk menebus dosa umat manusia dan juga bentuk dari Kasih dan Cinta Tuhan Yesus kepada kita umat manusia”,ungkapnya.

Menurut Kepala Subseksi Pembinaan, Edrawanto, ini adalah perayaan Paskah yang dilakukan dalam rangka membina keimanan para napi. Dengan demikian para napi diharapkan dapat berubah menjadi lebih baik jika kelak menyelesaikan masa hukuman dan kembali ke tengah masyarakat.

”Saya berharap kegiatan ini dapat dijadikan renungan dan ada manfaatnya untuk seluruh warga binaan yang beragama nasrani. Terima kasih kepada tim dari GKI dan GPIB, mudah-mudahan kegiatan ini dapat berkelanjutan”, Harap Edrawanto.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here